Terkini

Personel Koopsau II Sosialisasi Pencegahan Virus Korona

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Segenap personel Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Koopsau) II melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang “Pencegahan Virus Corona” yang disampaikan langsung dr. Hj. Nurul Amin. R., MM.Kes.,  di Gedung Serbaguna Suryadi Suryadharma Makoopsau II, Kamis (5/3/2020).

Kegiatan ini, diikuti Ketua PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II Ny. Donny Ermawan, Wakil Ketua PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II Ny. Andi Kustoro, para Pejabat Makoopsau II, Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Koopsau II, serta para istri Prajurit Makoopsau II.

Panglima Koopsau II Marsda TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S, dalam sambutannya dibacakan Asops Kas Koopsau II Kolonel PNB Eko Sujatmiko, SE, MM, mengatakan, perkembangan wabah virus corona Covid-19 masih terus menciptakan pola baru di seluruh dunia.

“Hingga kini, virus ini telah terkonfirmasi positif lebih dari 70 negara di dunia dan juga Presiden RI Joko Widodo secara resmi telah menkonfirmasi terdapat dua orang yang positif terkena virus corona di Indonesia. Namun fenomena Corona Shock ini perlu kita sikapi secara bijak. Over reaction yang diperlihatkan sejumlah orang, berpotensi membuat yang lainnya dibayangi kecemasan,” ungkap Pangkoopsau II Donny Ermawan Taufanto.

Menurutnya, perlu melakukan perawatan kesehatan mulai dari mencegah sampai pada penanganan yang merupakan rangkaian proses akumulasi daya tahan tubuh. “Untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal, selain hidup sehat dan olahraga kita, juga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala di klinik-klinik yang kita miliki ataupun rumah sakit yang terdekat dengan tempat tinggal kita,” imbuh Donny Ermawan.

Sementara itu, Kepala Penerangan Koopsau II Letkol Sus Husban Abady yang diminta keterangannya terkait kegiatan tersebut mengatakan, setelah sambutan Pangkoopsau II dilanjutkan dengan paparan dari dr. Hj. Nurul Amin R, MM.Kes.

“Ketika menyampaikan paparannya, dokter Nurul mengungkapkan, gejala virus corona adalah demam, batuk, sesak napas, orang tua dan orang dengan imunitas rendah lebih mudah terinfeksi. Adapun cara penularannya terbatas antar manusia (seperti petugas kesehatan, keluarga yang merawat pasien), melalui percikan saat batuk atau bersin (droplet),” terang Husban.

Lebih lanjut dr. Nurul Amin mengatakan, masa inkubasi virus corona sampai saat ini, estimasi masa inkubasi 1-12  hari (rata-rata 5-6 hari),WHO merekomendasikan masa inkubasi terpanjang 14 hari. Penegakan diagnosa melalui pemeriksaan laboratorium, sedangkan pengobatan dan tatalaksana klinis belum ada pengobatan spesifik dan belum ada vaksinnya.

Adapun cara pencegahan virus corona, dengan menjaga daya tahan tubuh dan kebersihan diri dengan melaksanakan gerakan masyarakat (GERMAS), yaitu: sering mencuci tangan dengan sabun, hati-hati/hindari kontak dengan hewan, jangan mengonsumsi daging yang tidak dimasak/matang, menggunakan masker bila batuk atau pilek, rajin olah raga dan istirahat cukup, segera ke faskes bila batuk, pilek dan sesak nafas. (lis)