Terkini

Kisah Nur Hakiki Semangati Buah Hati Tercinta Penderita Kanker Laeukimia

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Muhammad Adriansyah Putra (5) anak sulung Nur Hakiki (23) menderita kanker leukimia sejak tahun 2019 lalu. Tak kenal lelah Nur Hakiki menemani dan menyemangati sang buah hati untuk menjalani kemoterapi sebanyak 19 kali di salah satu Rumah sakit yang ada di Kota Makassar.

“Dia didiagnosa mengidap kanker leukimia, dan waktu tau itu perasaan hancur tapi apa boleh buat karena kita sebagai orang tua hanya ingin buat anak yang terbaik,” ucapnya saat diwawancarai pada acara berani gundul hari ini, Sabtu (29/2).

Ibu dua anak tersebut mengaku sebelum didiagnosa oleh dokter, Adrian, sapaan akrabnya, memiliki gejala demam, muntah darah, bintik bintik merah di badan, dan lemas.

Menurutnya Adrian sebelum didiagnosa menderita kanker leukimia, merupakan anak yang agresif dan lincah. Namun, semua itu berbalik usai Adrian selama 1 tahun hanya berdiam diri dan tampak lemas.

Bermodalkan pinjaman ke beberapa sanak keluarga mengharuskan Nur Hakiki terpaksa melakukan hal tersebut guna membayar seluruh biaya kemoterapi untuk anak sulungnya.

Sementara itu, masalah yang terus datang ke kehidupan Nur Hakiki tidak menyurutkan semangatnya untuk berusaha dan berdoa agar ada titik terang pada kesembuhan buah hati tercintanya dan itu sedikit demi sedikit berhasil.

Diketahui, usai menjalankan kemoterapi sebanyak 19 kali, bocah 5 tahun tersebut sudah dapat berjalan, mulai memiliki nafsu makan hingga bertambahnya berat badan Andrian.

Nur Hakiki berharap anak bungsunya yang memiliki cita cita menjadi polisi tersebut dapat sehat kembali dan melakukan aktivitas yang sama dengan anak umur sebayanya dan berusaha menggapai cita cita yang diimpikannya.

“Doa orang tua cuman satu hanya ingin melihat anaknya sembuh,” harapnya dengan suara lemas.

Sebagai orang tua yang ingin melihat anaknya sembuh, Nur Hakiki berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya orang tua yang memiliki anak dengan penyakit kanker leukimia agar tetap bersabar dan tabah.

“karena setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan, pasti ada penyakit yang sembuh ada juga yang tidak makanya kita butuh support dari keluarga,” pesannya. (mg10)