Terkini

kiat top Olimpiade Leon Taylor untuk mengelola kesehatan mental

Penyelam Olimpiade Inggris Leon Taylor hiperaktif dan dicap sebagai ‘anak bermasalah’ oleh dokter keluarga.

Orang tua Leon mencoba melelahkan dia daripada menggunakan obat-obatan, dan saat itulah kecintaannya pada aktivitas dan penghargaan terhadap manfaat dimulai.

Selama karirnya yang kompetitif dan dalam 10 tahun terakhir sebagai mentor dan pelatih, Leon telah belajar beberapa pelajaran berharga tentang mengatasi stres.

Berikut ini lima tips untuk mengelola kesehatan mental Anda.

  1. Temukan gerakan Anda
    Kita menghabiskan terlalu banyak waktu di kepala kita dan kita perlu kembali ke tubuh kita. Berpikir tidak selalu merupakan solusi. Kita perlu bergerak lebih banyak!

Menggerakkan tubuh kita, bahkan sedikit, mengubah segalanya. Hal-hal menarik terjadi di otak ketika kita bergerak.
Dalam jangka pendek, dengan menggerakkan kita mengubah keadaan kita, meningkatkan suasana hati kita dan mengganggu penumpukan stres. Lakukan sesuatu yang sederhana; bangun dan berjalan-jalan atau mengubah postur dan irama napas Anda.
Latihan jangka panjang mengubah otak untuk meningkatkan harga diri.

Pastikan Anda menikmati apa pun gerakannya. Joy adalah bahan ajaib. Menyelam jelas merupakan gerakan saya, tetapi selama karier saya, saya mengalami depresi sampai seorang mentor bertanya kepada saya, ‘Mengapa Anda melakukan olahraga ini? … Karena aku menikmatinya!
Jadilah kreatif: Bermain, menari, goyang, berenang, lari, menyelam, menendang bola, atau pergi ke rave mabuk pagi.

  1. Keluar dari pikiran Anda dan ke selembar kertas

Ketika kepala kita sibuk, sangat sulit untuk mengetahui dari mana harus memulai. Tuliskan apa yang ada di pikiran Anda.

Ketika semuanya ada di atas kertas, tampaknya lebih mudah dikelola.
Maka jujurlah – hapus hal-hal di luar kendali Anda.
Tuliskan langkah pertama menuju solusi – Saya selalu punya pena dan kertas di samping tempat tidur saya.

  1. Bernafas dalam-dalam
    Hal pertama yang terjadi ketika saya stres adalah saya berhenti bernapas dengan benar. Latihan seperti yoga dan seni bela diri telah berbagi pentingnya bernafas selama ribuan tahun. Bawa kesadaran secara sadar ke napas Anda dan perdalam.

Bernapaslah selama empat hitungan dan keluar selama empat – masuk dan keluar melalui hidung sambil bernapas ke dalam perut Anda serta dada Anda.
Lakukan ini dan perhatikan efeknya pada ketenangan Anda.
Di belakang papan selam 10 m, saya akan mengambil napas besar dan mengeluarkan napas untuk menenangkan saraf saya sebelum berjalan sampai akhir.

  1. Lakukan sesuatu untuk orang lain
    Jika Anda ingin mengangkat diri sendiri, angkat orang lain. Jadikan bersikap ramah kepada orang lain menjadi kebiasaan.

Tindakan kebaikan dapat mengubah keadaan kita saat otak melepaskan endorfin dan bahan kimia lain yang terkait dengan mengangkat suasana hati kita.
Saya menemukan ini bahkan lebih berdampak ketika Anda tidak mengenal orang itu. Jadi, biarkan pengemudi lain keluar di persimpangan, atau bantu seseorang dengan koper mereka.

  1. Sering tersenyum dan tertawa

Tertawa melepaskan bahan kimia yang meningkatkan mood. Luangkan waktu sejenak untuk mengingat momen lucu.

Mulailah dengan senyum. Bahkan jika Anda memalsukan senyum, otak mulai percaya bahwa Anda senang melepaskan zat kimia ‘bahagia’ yang memacu perasaan bahagia yang sebenarnya.
Cobalah ketika Anda merasa biru karena alasan apa pun.
Saya berlari di Italia. Hujan dan sepatu saya tidak memiliki pegangan yang cukup sehingga saya terpeleset di mana-mana. Aku tidak ingin tersenyum, jadi aku mengambil sebatang tongkat dan menggigitnya, memaksakan otot yang sama dengan senyum. Sudah cukup untuk mengangkat suasana hati saya dan saya bisa menertawakan kesulitan saya. Dan seperti yang diingatkan Charlie Chaplin, “sehari tanpa tawa adalah hari yang sia-sia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*