Terkini

Gara-gara Corona Dolar AS Kemungkinan Akan Tembus Rp 20.000

Penyebaran virus Corona (COVID-19) belakangan ini membuat dampak cukup serius pada pasar keuangan, termasuk di Indonesia. Masalah di sektor kesehatan ini pernah mengerek dolar Amerika Serikat (AS) tembus Rp 16.000.

Sampai saat ini belum ada yang bisa memastikan kapan Corona bisa diselesaikan. Dengan ketidakpastian tersebut apakah dolar AS bisa tembus ke Rp 20.000?

Direktur Eksekutif Indef, Tauhid Ahmad mengatakan kejadian tersebut tidak akan terjadi lantaran Bank Indonesia (BI) selalu berada di pasar untuk melakukan intervensi nilai tukar.Advertisement

“Saya kira BI akan habis habisan, kemarin aja sudah keluar Rp 114 triliun. Kalau sampai akhir tahun bisa di atas Rp 200 triliun karena pasar juga sangat volatile di tengah situasi sekarang,” kata Tauhid saat dihubungi awak media, Jakarta, Senin (13/4/2020).

“Saya nggak yakin di atas Rp 20.000, itu artinya kalau sampai angka segitu ya BI seperti tidak kerja sama sekali. Bahaya kalau tembus angka segitu,” tambahnya.

Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 15.700. Angka tersebut tercatat lebih rendah dibandingkan posisi terakhir dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (9/4) lalu di Rp 15.770.

Ada beberapa faktor yang membuat rupiah menguat terhadap dolar AS. Mulai dari sentimen yang berasal dari global maupun domestik.

Dia pun memprediksi nilai dolar AS hingga akhir tahun ini akan menguat sebesar 20-30% dari posisi asumsi dasar di APBN yang sekitar Rp 14.500.

Sementara ekonom dari Bank Permata, Josua Pardede memprediksi nilai tukar dolar AS terhadap rupiah di akhir tahun akan berada di kisaran Rp 15.000. Itu pun dengan mempertimbangkan kebijakan pemerintah, BI, OJK, serta LPS dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Dia menilai penguatan rupiah beberapa hari belakangan ini seiring naiknya harga minyak dunia akibat adanya kesepakatan antara Rusia dan Saudi Arabia untuk memotong produksi.

“Di jangka menengah khususnya hingga akhir tahun ini, rupiah diperkirakan akan stabil di kisaran Rp 15.000 per dolar,” kata Josua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*