Terkini

Begini Cara Ceck Up Corona Gratis Menurut Kadis Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin, menganjurkan kepada masyarakat yang ingin memeriksakan diri jika merasakan gejala awal terkait virus corona, sebaiknya mengikuti alur rujukan yang telah diatur pemerintah.

Tidak sedikit masyarakat mengeluhkan adanya pemungutan biaya jika melakukan medical ceck up gejala yang mendekati penyakit virus corona di rumah sakit rujukan pemerintah.

Misalnya saja di RSUP Wahidin Sudirohusodo, jika ingin ceck up gejala awal covid-19 akan dikenakan biaya hingga Rp500 ribu. Hal tersebut terkonfirmasi oleh keterangan Kepala Bagian Humas RS Wahidin, Dewi Nirmala.

Lalu bagaimana jika masyarakat yang berpenghasilan rendah juga ingin mengecek kondisi kesehatannya?

Naisyah Tun Azikin menganjurkan masyarakat memeriksakan dirinya ke puskesmas terlebih dahulu. Setelah dilihat gejala yang diderita, dokter tentu akan mengambil keputusan apakah perlu dirujuk ke rumah sakit atau cukup di puskesmas saja.

Jika langkah ini diikuti, pasien tidak akan dikenakan biaya apa pun. Jika sebaliknya, sangat wajar rumah sakit akan menetapkan tarif sesuai aturan di rumah sakit tersebut.

“Tapi jika masyarakat memilih jalan pintas pasti dia akan dipungut biaya. Tidak ditanggung BPJS jika tidak mengikuti mekanisme yang sudah diatur. Jangankan di musim corona, pasien biasa pun jika tidak menuruti alur maka ia akan bayar,” terang Naisyah kepada fajar.co.id.

“Sistem sudah mengatur seperti itu, bahwa yang sakit harus ke pelayanan dasar dulu, baru ketika dilihat keluhannya baru dirujuk ke rumah sakit. Jika tidak diberlakukan seperti itu maka pasien akan tumpah ruah di rumah sakit,” tambahnya.

Ia mengakui kesiapan puskesmas di Makassar masih ada kekurangan. Namun, pihaknya terus berupaya melakukan terobosan demi pelayanan maksimal terhadap masyarakat. Termasuk kesiapan menghadapi lonjakan pasien covid-19.

“Kami akui kekurangan APD, kekurangan tenaga medis. Sementara ini kami mencari dokter relawan untuk membantu dokter yang ada. Mudah-mudahan tenaga medis semua sehat sehingga pelayanan covid-19 ini bisa maksimal,” tutupnya.